Monday, January 18, 2010

buAt SAHAbAT

Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

Hari itu... mem pelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...

Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. ,
Kitapun dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena sangat terkenal bernama Kafan
Wangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala.., badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin....
Berwalikan liang lahat..
Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tib a duluan
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama yang indah atau meresahkan..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah telah pergi.....
Sang Malaikat lalu bertanya.
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita akan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....

Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi kesabaran untuk
membacanya terus hingga ke akhir.



Mengapa mudah sekali membuang email agama tetapi bangga mem "forward"
kan email yang tak senonoh? Astaghfirullah. ..
Marilah membuat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum kita menuju
ke

KETAHUILAH....

Akan ada yang datang
Dan akan ada yang berlalu pergi

Manusia itu akan datang dan pergi
Harta benda itu akan datang dan pergi
Kesedihan itu akan datang dan pergi
Masalah itu akan datang dan pergi

...
...
...

Tapi ...

Ada juga yang datang
Dan takkan pernah sesekali berlalu pergi

Siapa?

...
...
...

Allah, sayang.
Allah.

Allah akan tetap di situ
Sekalipun kamu melupakannya.
Allah takkan pernah meninggalkanmu dan takkan pernah berpaling darimu
Allah akan terus memerhatikan.

Ya!
Allah akan terus memerhatikan.
Setiap gerak gerimu,
Setiap ucap kata dari bibirmu,
Pekerjaan yang kamu utamakan melebihi diriNya,
Dan bagaimana kau sandarkan cintamu pada manusia yang belum halal buatmu

Allah ada untuk setiap masa
Kapan sahaja yang kamu mahu
Kembali padaNya ya sayang
Allah sedang menantimu

ohH iBu!!!

Ibu…..

Pengorbananmu.. laksana titisan embun

Terhidang di dada subuh

Meresapi ranting-ranting

Umbut usia pagi…..

Ibu…..

Di atas jalan semalam

Bayi anakmu

Kau hiasi pada mata dan telinga

Kuntum-kuntum wangi

Yang terbau keharuman

Bicaranya mengalir air mata

Ibu…..

Membesarnya anakmu

Dalam usia restu musim

Bersama tinta doamu

Di muka awan

Bersama jelmaan pelangi

Tangan ibu yang tak ternilai

Ibu…..

Betapa kebanggaan

Mengharum di kamar hati

Nyanyian ibu lembaran lama

Selembut maya

Kedewasaan ibu

Pasti belum mengenal ketuaan

Di hujung senja ini

Sekepal hati

Cair di kaki


Ibu…..

Mengertilah

Jari-jari anakmu yang pendek

Adalah serpihan kuku ibu

Buat pengertian….

Masa demi masa







Ya Allah…

Besarnya kuasaMu

Pada insan kalian penghuni dunia

Yang terasa dan meresap

Dalam diriku

Kau curahkan

Semua kebahagiaan padaku

Hingga aku menjadi malu

Sebentarnya aku menjadi laut

Dan seketika pula aku

Menjadi bintang-bintang

Yang paling indah sekali

Aku menjadi taman

Penuh dengan bunga-bunga nikmat

Makanan-makanan lazat

Minuman-minuman manis

Seperti serbat

Tuhan bagaimana agaknya

Pemberian nikmatMu ini

Supaya dapat pula

Kuhadiahkan pada insan lain

Ialah kalau boleh

Ianya berkembang

Berdiam dalam lautan

Dan daratan bagi contoh seluruh insan

bosan!!!

xto nk uat pe ari nie...
klas pom xsmpai 2 jam...
asyik tdo je..
da naek lemau badan ni...

lALalULu